Di 02 Bikin Theme Baru dari Skeleton dan 03 Kustomisasi Theme Milik Merchant kita nyebut “dev store” dan “collaborator account” berkali-kali tanpa dijelasin. Sekarang kita bahas tuntas semua urusan akun dan akses.

Ada tiga hal yang dibahas di bab ini, dan ketiganya soal cara masuk ke toko dengan benar:

  1. Dev store, toko gratis punya kamu sendiri buat ngetes.
  2. Collaborator account, cara masuk ke toko klien lewat Partner Dashboard.
  3. Theme Access, password khusus theme buat developer yang gak punya akun Shopify sama sekali.

Dev Store

Dev store itu toko Shopify gratis buat bikin theme. Kamu bisa pakai Shopify CLI dan GitHub integration di sana buat preview, tes, dan bagiin theme yang lagi kamu bikin. Gak ada biaya bulanan, gak ada batas waktu.

1. Bikin Dev Store

Cara tercepat lewat CLI:

shopify store create dev

Tambahin --with-demo-data biar tokonya langsung keisi data contoh (bahasannya di bawah), dan --feature-preview dengan nama preview kalau mau nyoba fitur yang belum dirilis ke semua toko.

Atau lewat Dev Dashboard:

  1. Login ke Dev Dashboard.
  2. Pilih Stores di sidebar kiri.
  3. Klik Create store.
  4. Pilih Dev sebagai tipe tokonya.
  5. Masukin nama toko. Nama ini yang jadi URL namatoko.myshopify.com, jadi pilih yang rapi.
  6. Pilih paket Shopify yang mau dipakai.
  7. Disarankan: centang Generate test data for store biar tokonya keisi data contoh dari Shopify.
  8. Opsional: centang Test a feature preview kalau mau nyoba fitur yang belum dirilis umum.
  9. Klik Create store.

Ingat peringatan dari bab sebelumnya: buat pakai dev store lewat CLI, kamu harus pemilik tokonya atau punya staff account di situ. Kalau kamu yang bikin, otomatis kamu pemiliknya. Kalau mau ngajak teman satu tim, mereka harus ditambahin sebagai staff dulu.

2. Data Contoh Bawaan

Bawaannya toko Shopify itu kosong melompong, gak ada produk, gak ada pelanggan, gak ada order. Ngetes theme di toko kosong itu percuma, kaya ngetes rak toko tanpa barang. Makanya Shopify nyediain data contoh yang bisa dipasang waktu bikin toko.

Isinya udah dirancang buat nutupin hampir semua kasus yang bakal kamu temuin di toko beneran, termasuk beberapa fitur khusus Shopify Plus. Ini yang penting-penting:

Produk (semuanya bertema papan ski, jangan heran):

  1. The Minimal Snowboard, cuma diisi kolom wajib. Buat ngetes theme kamu tahan gak kalau datanya minim.
  2. The Complete Snowboard, semua kolom diisi, punya 5 varian (Dawn, Electric, Ice, Powder, Sunset). Buat ngetes varian.
  3. The Hidden Snowboard, disembunyiin dari channel Online Store.
  4. The Archived Snowboard dan The Draft Snowboard, statusnya arsip dan draft.
  5. The Multi-location Snowboard, stoknya ada di lebih dari satu lokasi.
  6. The Out of Stock Snowboard, stoknya dilacak tapi jumlahnya 0. Buat ngetes tampilan “habis”.
  7. The Inventory Not Tracked Snowboard, stoknya gak dilacak.
  8. The Compare at Price Snowboard, punya harga coret. Buat ngetes tampilan diskon.
  9. The Videographer Snowboard, punya video sebagai media.
  10. Selling Plans Ski Wax, punya purchase options: pre-order, prepaid, langganan, dan Try Before You Buy. Ini kepakai banget di 44 Subscriptions dan 45 Pre-orders dan Try Before You Buy.
  11. Gift Card, dengan varian 25, 100.

Koleksi: satu koleksi otomatis (syaratnya harga antara 800), satu koleksi manual bernama Hydrogen, dan satu koleksi Home page.

Pelanggan: tiga orang, termasuk satu yang nyambung ke perusahaan (buat ngetes fitur B2B di 42 Harga Diskon, Currency, Unit Pricing, Installments, B2B).

Order: belasan order dengan berbagai kondisi: diskon per item, diskon per order, diskon ongkir, ongkir custom, order yang diedit, order dari market internasional, order dengan banyak fulfillment. Di toko yang dibikin setelah September 2023, order-order ini masuk sebagai draft order, jadi kamu harus tandai sebagai paid dulu di admin kalau mau jadi order beneran.

Diskon: dua diskon otomatis dan tiga kode diskon (CODE_DISCOUNT_BLACKFRIDAY, FREESHIPPING2024, CODE_BXGY_DISCOUNT_SUMMERBOGO).

Markets: Mexico (harga turun 5%), United States, dan International. Buat ngetes 47 Markets Multi Currency, Multi Bahasa, Localization.

Metafield: beberapa definisi metafield di produk dan toko, kepakai waktu belajar 31 Dynamic Sources dan Fonts.

Theme: dua theme bawaan, satu Online Store 2.0 bernama Test Data, dan satu theme lawas (vintage) bernama Debut buat ngetes migrasi di 52 Online Store 2.0 dan Migrasinya.

Dan payment gateway Bogus udah aktif buat bikin order tes.

Satu peringatan besar: toko yang dibikin dengan data contoh ini gak bisa diserahin ke merchant, karena konfigurasinya unik dan pakai fitur Shopify Plus. Jadi kalau tujuannya bikin toko buat klien terus diserahin, jangan pakai data contoh.

❌ salah, mau diserahin ke klien tapi pakai data contoh, nanti gak bisa ditransfer

shopify store create dev --with-demo-data

✅ benar, toko buat klien dibikin kosong

shopify store create dev

3. Bagiin Dev Store

Dev store itu selalu dilindungi password, dan halaman password-nya gak bisa dihapus sampai tokonya diserahin ke merchant atau pindah ke paket berbayar. Ada tiga cara orang bisa lihat tokonya:

  1. Masukin password di halaman password toko.
  2. Login ke Shopify admin toko itu.
  3. Lewat link demo di Theme Store atau App Store, yang otomatis ngelewatin halaman password tanpa perlu setting apa-apa.

Cara set password buat pengunjung:

  1. Di Shopify admin, buka Online Store > Preferences.
  2. Di bagian Password protection > Password, masukin password. Jangan pakai password yang sama dengan login admin-mu, ini password buat dibagiin ke orang lain.
  3. Klik Save.

Kolom Message for your visitors gak bisa diedit di dev store.

Halaman password yang bisa dikustomisasi (lewat file password.liquid di theme atau theme editor) itu bukan halaman yang ngontrol akses dev store. Kalau mau lihat halaman itu, login dulu terus buka https://namatoko.myshopify.com/password. Bahasannya di 24 Template per Halaman.

4. Fitur dan Batasan

Yang bisa dilakuin di dev store:

  1. Bikin order tes tanpa batas.
  2. Bikin produk unik tanpa batas.
  3. Bikin sampai 10 custom app.
  4. Pasang domain sendiri.

Yang gak bisa:

  1. Order cuma bisa dites pakai gateway Bogus atau mode tes dari payment provider. Gak bisa transaksi beneran.
  2. Halaman password gak bisa dihapus atau diganti custom.
  3. Dev store yang nyalain feature preview gak bisa pakai domain.
  4. Soal app berbayar: app dari organisasi Partner-mu sendiri bisa dicoba semua paketnya gratis, app dari Partner lain cuma paket gratisnya.

Collaborator Account

Sekarang urusan masuk ke toko klien.

Sebagai Shopify Partner, kamu bisa masuk ke toko merchant lewat Partner Dashboard-mu sendiri atau lewat app Shopify pakai collaborator account. Keuntungannya:

  1. Merchant yang nentuin batasnya, kamu cuma bisa akses bagian yang mereka izinkan.
  2. Gak makan jatah staff toko mereka.
  3. Toko-toko itu bakal berlabel Managed di Partner Dashboard-mu, jadi rapi.

Buat kerjaan theme, minta izin Themes biar bisa bikin dan ngatur theme di toko merchant. Syaratnya cuma satu: punya akun Shopify Partner.

Batasannya: kamu harus masuk ke toko lewat bagian Stores di Partner Dashboard, bukan login langsung ke URL toko.

1. Minta Akses

  1. Di Partner Dashboard, klik Stores.
  2. Klik Add store.
  3. Di Store type, pilih Managed store.
  4. Masukin URL toko yang mau diakses.
  5. Kalau tokonya pakai collaborator request code, masukin kodenya.
  6. Di Permissions, pilih bagian toko yang kamu butuhin, atau centang Full access. Pemilik toko bisa ngubah izin ini nanti.
  7. Kalau mau, tulis pesan buat pemilik toko di Add a message.
  8. Klik Save.

Pemilik toko bakal dapat email dan notifikasi di Shopify Home mereka.

Soal collaborator request code: itu kode 4 digit yang bisa dipasang merchant sebagai lapisan keamanan tambahan. Kalau tokonya pakai kode ini dan kamu salah masukin, permintaanmu gak bakal terkirim. Jadi tanya kodenya dulu ke merchant.

Kalau kamu udah punya staff account di toko itu (atau diundang tapi belum diaktifin), permintaan collaborator-mu bakal bikin pemilik toko diminta mengubah izin akun yang ada jadi izin collaborator.

Kalau klien bingung apa itu collaborator account, kirimin aja halaman bantuan Shopify soal collaborator.

2. Ngatur Permintaan dan Akses

Beberapa aturan yang perlu diinget:

  1. Gak ada batas jumlah toko yang kamu kelola, tapi maksimal 10 permintaan yang belum dijawab dalam satu waktu.
  2. Permintaan bisa dibatalin dari Stores > Cancel request > Cancel access request.
  3. Kalau kerjaan udah selesai, cabut aksesmu sendiri dari Stores > Remove access > Remove store. Ini ngehapus collaborator account-mu di toko itu. Kalau nanti butuh lagi, minta ulang.
  4. Kalau aksesmu dicabut merchant, tokonya bisa kamu buang dari daftar pakai Remove from list.
  5. Kalau organisasi Partner-mu punya banyak staff, kamu bisa batasin siapa yang boleh akses toko mana, biar keamanan merchant terjaga.

3. Akses Kedaluwarsa

Ini yang sering bikin kaget: collaborator access otomatis kedaluwarsa kalau gak ada yang login ke toko itu selama 90 hari. Jadi kalau ada klien yang lama gak ada kerjaan terus tiba-tiba minta bantuan, jangan heran kalau aksesmu udah hilang. Tinggal minta akses lagi lewat Partner Dashboard.

Theme Access

Ini skenario ketiga: developer-nya gak punya akun Shopify sama sekali, atau merchant gak mau ngasih akses ke admin toko, tapi tetap butuh seseorang buat ngerjain theme lewat CLI.

Theme Access itu app gratis dari Shopify App Store yang bikin merchant bisa nerbitin password khusus theme buat developer. Password ini cuma punya izin nulis theme (write_themes), gak bisa lihat order, pelanggan, atau apapun selain theme. Jadi aman buat merchant.

Dulu app ini namanya Theme Kit Access, dan password dari dua versi itu bisa saling dipakai. Jadi kalau kamu punya password lama dari Theme Kit, masih jalan di Shopify CLI.

1. Siapa yang Bisa Masang

Buat masang app-nya, harus punya salah satu peran ini di toko:

  1. Pemilik toko.
  2. Staff dengan izin Edit permissions (termasuk Add and remove staff) dan izin Themes.
  3. Collaborator dengan izin Themes.

2. Cara Pakainya

Alurnya dari sisi merchant:

  1. Buka halaman Theme Access di App Store, klik Add app, terus Install app di Shopify admin.
  2. Di app-nya, klik Create theme password.
  3. Masukin kontak developer-nya, klik Create password.

Developer bakal dapat email berisi link ke password-nya. Link itu kedaluwarsa setelah 7 hari atau setelah dibuka sekali. Iya, cuma bisa dilihat sekali, jadi begitu dibuka langsung simpan baik-baik.

Kalau developer gak nerima atau link-nya keburu kedaluwarsa, merchant bisa kirim ulang dari Passwords > Details > Resend email.

Kalau kerjaan udah selesai, merchant hapus password-nya dari Passwords > Delete. Aksesnya langsung dicabut. Kalau mau ngasih akses lagi, bikin password baru.

3. Cara Developer Pakainya

Ada dua cara masukin password ini ke Shopify CLI:

  1. Di terminal, pakai flag --password:
shopify theme dev --store my-store --password shptka_xxxxxxxx
  1. Di CI/CD pipeline, pakai environment variable SHOPIFY_CLI_THEME_TOKEN. Bahasannya di 05 Shopify CLI.

Tiga Cara Masuk, Kapan Pakai yang Mana?

Biar gak bingung:

  1. Dev store: kalau ini toko kamu sendiri buat belajar dan ngetes.
  2. Collaborator account: kalau kamu Shopify Partner dan mau masuk ke toko klien dengan izin yang diatur merchant. Ini cara utama.
  3. Theme Access: kalau developer gak punya akun Shopify, atau merchant cuma mau ngasih akses sebatas theme doang, atau buat otomasi di CI/CD yang gak bisa login interaktif.

Ringkasan

  1. Dev store itu toko gratis tanpa batas waktu buat bikin dan ngetes theme. Bikinnya pakai shopify store create dev atau lewat Dev Dashboard.
  2. Pakai --with-demo-data atau centang Generate test data biar tokonya keisi produk, koleksi, pelanggan, order, diskon, markets, metafield, dan dua theme contoh.
  3. Toko dengan data contoh gak bisa diserahin ke merchant, jadi toko buat klien harus dibikin kosong.
  4. Dev store selalu dilindungi password dan halamannya gak bisa dihapus. Link demo dari Theme Store atau App Store otomatis ngelewatin password itu.
  5. Order di dev store cuma bisa pakai gateway Bogus, gak ada transaksi beneran.
  6. Collaborator account itu cara masuk ke toko klien lewat Partner Dashboard, dengan izin yang diatur merchant dan gak makan jatah staff.
  7. Maksimal 10 permintaan yang belum dijawab, dan akses kedaluwarsa setelah 90 hari tanpa login.
  8. Cabut aksesmu sendiri kalau kerjaan udah selesai, itu etika sekaligus keamanan.
  9. Theme Access itu password khusus theme (write_themes doang) buat developer tanpa akun Shopify atau buat CI/CD.
  10. Link password Theme Access cuma bisa dibuka sekali dan kedaluwarsa 7 hari, jadi langsung simpan begitu dibuka.
  11. Password dipakai lewat --password di terminal atau SHOPIFY_CLI_THEME_TOKEN di pipeline.

Bab selanjutnya kita bedah Shopify CLI lebih dalam: konsep development theme, semua perintah pentingnya, environment buat banyak toko, dan cara pakainya di CI/CD.