Setelah theme lolos checklist di 71 Testing Theme buat Theme Store, saatnya submit. Bab ini ngikutin urutan kejadiannya: gimana tim review ngecek theme kamu (lima tahap), langkah submit di Partner Dashboard, apa yang diharapkan setelahnya, kenapa theme biasanya ditolak, dan cara ngisi halaman listing yang jadi etalase theme kamu di Theme Store. Listing itu bagian dari review juga, listing yang tipis atau salah ketik termasuk alasan penolakan.
Proses Review Lima Tahap
Waktu kamu submit, tim review Shopify ngetes theme terhadap requirements di 70 Theme Store Gambaran dan Requirements. Prosesnya lima tahap, dan theme harus memenuhi semua requirement di satu tahap buat lanjut ke tahap berikutnya:
- Fitur dan kompatibilitas OS 2.0: fitur wajib (requirements #4) dan template/section/block (#5).
- Lighthouse performa dan aksesibilitas (#6).
- Requirements teknis: halaman (#7), konsistensi dan fungsionalitas (#8), browser (#9), aset (#10), SEO (#11), aksesibilitas (#12), media sosial (#13).
- Desain dan UX: desain dan UX (#3), settings (#14), font picker (#15), sistem warna (#16), gambar responsif (#17).
- Pre-launch: eksklusivitas (#1), penamaan (#18), demo store (#20), dokumentasi dan form kontak (#21), dukungan (#22).
Selama tiga tahap pertama, tim mungkin nyebut masalah atau saran desain/UX, tapi itu bukan review desain lengkap; umpan balik mendalamnya di tahap 4. Urutan ini ngasih tahu prioritas kamu: fitur wajib dan skor Lighthouse dicek paling awal, jadi kalau dua itu belum beres, theme gak akan pernah sampai ke review desain.
Submit Theme
- Masuk ke Partner Dashboard.
- Di sidebar, klik Themes.
- Klik Submit a theme.
- Tambahin file ZIP theme.
- Centang bahwa kamu udah baca dan setuju Shopify Partner Agreement.
- Klik Upload file.
- Di Theme submission form, isi info listing buat theme dan tiap preset (bagian listing di bawah).
- Klik Submit.
1. File Zip
Tes dulu di dev store sebelum submit. Paket zip-nya bisa dibikin lewat CLI (05 Shopify CLI):
shopify theme packageZIP validator ngecek isi zip, termasuk nama theme di atribut theme_name di settings_schema.json (32 Config settings_schema.json, settings_data.json, markets.json > 1. theme_info: Metadata Theme) dan nama serta jumlah preset. Nama theme dan preset gak bisa diubah setelah upload, jadi pastiin udah ngikutin aturan penamaan (1–2 kata, < 30 karakter, bukan nama produk Shopify/industri/perusahaan).
Setelah Submit
- Tim review ngetes theme terhadap requirements sebelum bisa disetujui, dan mungkin masuk ke admin demo store kamu sebagai bagian review (makanya password demo diminta).
- Kalau gak memenuhi requirements, theme ditolak dan kamu diberi tahu lewat email. Kalau cuma butuh perubahan kecil, kamu dapat email berisi daftar perubahan yang diperlukan sebelum lanjut ke proses berikutnya, dan kamu bisa mendiskusikan umpan baliknya dengan membalas email itu.
- Peringatan: submit ulang tanpa ngatasin alasan penolakan bisa bikin kamu disuspensi sementara dari submit theme.
- Setelah review penuh selesai dan semua requirement terpenuhi, kamu bisa listing theme di Theme Store.
- Ekspektasinya: theme yang disubmit udah dibangun sesuai requirements dan udah diuji penuh. Review bukan QA gratis.
1. Kontak Selama Review
Shopify ngehubungin kamu di email yang kamu isi di field Theme submission contact email di listing. Tambahin [email protected], [email protected], dan [email protected] ke daftar pengirim yang diizinkan biar gak masuk spam.
2. Ngubah Theme Selama Review
Kamu masih bisa submit perubahan selama tim review belum mulai review-nya: Partner Dashboard → Themes → klik theme-nya → Upload new zip. Notifikasi email datang langsung, tapi detail submission bisa butuh sampai 24 jam buat tampil di dashboard. Setelah review dimulai, kamu gak bisa ngubah apa pun sampai review selesai dan penilaiannya dikirim.
Penolakan Paling Umum
- Theme kehilangan fitur wajib Shopify.
- Theme gak memenuhi requirements teknis.
- Theme kurang diuji sehingga masih ada bug atau error.
- Setting dan label gak ngikutin gaya dan terminologi yang disyaratkan.
- Theme gak memenuhi benchmark aksesibilitas atau performa.
- Listing gak lengkap atau terlalu pendek, ada masalah tata bahasa dan tanda baca, atau screenshot hilang.
- Demo store gak dikonfigurasi buat nunjukin fungsi theme dengan jelas, atau gak pakai use case realistis.
- Demo store pakai versi theme yang usang.
- Demo store pakai konten tanpa lisensi atau terlarang.
- Theme berisi kode atau komponen yang merupakan kekayaan intelektual pihak lain.
Buat ngehindarinnya, tes pakai data dan setup yang sama dengan tim review (71 Testing Theme buat Theme Store).
Halaman Listing
Listing diisi per preset: tiap preset di zip ngehasilin form listing terpisah, karena tiap preset harus punya halaman Theme Store sendiri yang disesuaikan buat segmen merchant tertentu.
1. Demo Store dan Screenshot
Buat tiap preset, sediain link ke demo store lengkap dan berfungsi yang pakai preset itu, dan pastiin demo-nya memenuhi requirements #20. Buat tiap demo, sediain satu screenshot mobile dan satu desktop dari home page:
- Desktop: 1000 × 1248px atau 2000 × 2496px.
- Mobile: 750 × 1334px.
- Alt text buat semua gambar (aksesibilitas dan SEO).
- Tanpa desktop background, teks tambahan, atau jendela browser; crop biar gak berantakan.
- Screenshot mobile gak boleh duplikat desktop.
2. Tagline
Iklan satu baris buat preset, maksimal 70 karakter, pendek dan padat, merangkum apa yang bikin preset unik. Pendekatan yang efektif: identifikasi tujuan unik (“Designed for your crowdfunding campaign”, “Tailor-made for modern apparel stores”) atau deskripsiin gaya dan manfaat (“A minimalist theme that puts your photography front and center”, “An editorial-inspired design that’s perfect for publishers”).
❌
The world's best stunning theme with mega menu, quick view, and amazing animations✅
A minimalist theme that puts your photography front and centerHindari nyebut fitur spesifik, kata teknis yang gak jelas, dan bahasa pemasaran berlebihan (“world’s best”, “stunning”, “amazing”).
3. Industri dan Ukuran Katalog
Pilih industri utama yang paling cocok buat preset; gambar demo store juga harus mewakili industri itu, biar merchant bisa setup cepat dengan kustomisasi minimal. Tag industri dipakai buat filter, pencarian, dan rekomendasi. Pilihannya: Art (karya seni, fotografi, cetakan digital, alat seni), Auto (mobil, motor, ATV, suku cadang), Bags (ransel, dompet, koper), Beauty (skincare, makeup, rambut, parfum), Clothing (kaos, hoodie, fashion), Electronics (kamera, komputer, headphone, aksesori ponsel), Entertainment (buku, musik, video, podcast, gaming), Food and drink (makanan, minuman, restoran, grocery, meal kit), Garden (tanaman, pot, benih, alat kebun), Hardware (perkakas, alat industri, bahan bangunan, listrik), Home (furnitur, dekorasi, peralatan rumah, peralatan makan), Jewelry and accessories (kalung, jam, gelang, ikat pinggang, topi), Kids (pakaian anak, perlengkapan bayi, stroller), Office (alat kantor, alat tulis, meja kerja), Pets (makanan, mainan, aksesori hewan), Services (kelas, workshop, janji temu virtual), Shoes (sneakers, boots, sepatu formal, sandal), Sports (alat olahraga, fitness, camping, rekreasi), Toys (puzzle, boneka, plushie, balok kayu), Wellness (suplemen, obat, kesehatan, P3K).
Ukuran katalog: preset bisa dikustom buat banyak ukuran, tapi pilih yang paling sesuai tujuannya: 1 product, Few (2–10), Some (11–100+), Lots (500+). Juga dipakai buat filter, pencarian, dan rekomendasi. Ingat requirements #20: demo store harus cocok dengan industri dan ukuran katalog yang di-tag.
4. Key Highlights
Tiga highlight yang membedakan preset buat merchant. Highlight pertama boleh video atau gambar diam.
Video: buat nunjukin aspek interaktif atau animasi, atau keserbagunaan setup yang gak bisa ditunjukin screenshot; bukan buat onboarding atau tutorial (itu di dokumentasi); disarankan ≤ 2 menit; tanpa logo atau nama Shopify; harus di-host di YouTube (boleh matiin komentar dan set unlisted); yang dikirim adalah embed URL (https://www.youtube.com/embed/...), diambil dari Share → Embed → atribut src iframe.
Gambar diam: judul maksimal 30 karakter dan deskripsi maksimal 140 karakter; tanpa logo/nama Shopify; ukuran 1600 × 1200px; tanpa GIF animasi.
5. SEO dan Tracking
Metadata description dipakai mesin pencari eksternal dan preview link. Masukin kata kunci yang relevan tapi tetap kalimat gramatikal, bukan deretan kata kunci.
Google Analytics 4: masukin measurement ID buat ngelacak page view listing. Buat atribusi full-funnel (sampai instalasi), Theme Store ngirim event server-side lewat GA4 Measurement Protocol, dan kamu harus masukin API secret dari GA (Admin → Data Streams → pilih stream measurement ID kamu → Measurement Protocol API secrets → Create), lalu di Partner Dashboard → Themes → theme kamu → Edit Theme → bagian SEO and tracking tiap preset → isi measurement ID dan API secret → Save (draft) → Publish changes. Event yang dikirim:
shopify_theme_install(shop_id,theme_handle,preset_handle,shop_name,shop_url): merchant selesai beli dan install theme. Tampil di real-time view, tapi parameternya bisa butuh 24 jam dan harus ditambah sebagai event-scoped custom dimension.view_item(currency,value,items,item_id,item_name,price,quantity): merchant lihat halaman detail theme.add_to_cart(parameter sama): merchant klik Try theme.
Google remarketing: masukin angka setelah var google_conversion_id = dari tag remarketing Google (daftar remarketing spesifik belum didukung). Facebook/Meta Pixel: masukin ID pixel dari Event Manager; event yang dikirim: ViewContent (content_ids, content_name, currency, value) waktu lihat detail theme, dan AddToCart (parameter sama) waktu klik Try theme.
6. Harga
Harga theme 500 USD dalam kelipatan $10. Ukur dari jumlah setting, level desain, ukuran katalog yang ditargetkan, dan usaha pengembangannya. Masukin juga biaya support berkualitas ke pertimbangan harga, karena kamu diharapkan memperbaiki bug dan menjawab pertanyaan, dan kualitas support ngaruh ke rating merchant. Ingat 15% revenue share dari 70 Theme Store Gambaran dan Requirements > 1. Revenue Share.
7. Tag Fitur
Pilih fitur yang didukung theme tanpa kode tambahan. Fitur yang terkait industri tertentu bikin theme ranking lebih tinggi di kategori dan rekomendasi relevan, tapi buat mempermudah setup, theme sebaiknya cuma berisi fitur yang paling berguna buat segmen target. Tag-nya dikelompokkan:
- Merchandising: tampilan gambar (high resolution images, image galleries, image hotspot, image rollover, image zoom, lookbooks, slideshow); detail produk (color swatches, ingredients/nutritional information, product options di halaman koleksi, product tabs, product videos, shipping/delivery information, size chart, usage information); efek visual (animation).
- Marketing dan konversi: optimasi konversi (cross-selling “complete the look”, quick view, recently viewed, recommended products, stock counter, store locator); email capture (back-in-stock alert, customizable contact form); konten promosi (blogs lanjutan, event calendar, in-menu promos, press coverage, product badges, promo banners, promo popups, promo tiles); trust/social proof (age verifier, FAQ page, product reviews, trust badges).
- Cart dan checkout: cart notes, gift wrapping, in-store pickups, quick buy, slide-out cart, sticky cart.
- Product discovery: navigasi dan filter (back-to-top button, breadcrumbs, collection page navigation, enhanced search, infinite scroll, mega menu, product filtering and sorting, sticky header); highlight produk (recently viewed, recommended products).
Jangan centang fitur yang gak beneran ada, karena reviewer nyocokin tag dengan theme, dan merchant yang kecewa nulis review.
8. Toko Merchant yang Pakai Theme
Setelah theme terbit dan ada penjualan, kamu opsional bisa nambahin URL dan screenshot toko yang pakai theme kamu, maksimal lima, screenshot 779 × 1000px. Pastiin punya izin dari tokonya, dan cek berkala karena toko bisa berubah atau tutup. Gak boleh: toko produk dewasa, konten kekerasan atau kebencian, zat terlarang, atau toko yang gak memenuhi Terms of Service.
9. Merchant Support
Wajib ada form kontak dan link dokumentasi (70 Theme Store Gambaran dan Requirements > 21. Dokumentasi dan Form Kontak). Shopify nyaranin pakai CRM/help desk buat ngelola tiket; alamat email biasa gak cukup buat jangka panjang. Sediain juga email buat notifikasi review merchant (review baru, diubah, atau dihapus), yang dibahas di 73 Sukses di Theme Store.
10. Catatan Submission
- Theme submission contact: email buat komunikasi tim review; kalau kosong, dipakai email bisnis Partner account.
- Testing instructions: cara ngetes theme, termasuk setup khusus (misalnya setting admin) dan cara nemuin fitur utama.
- Password demo store: semua demo store pakai password yang sama, dan kamu bagikan biar reviewer bisa lihat dan ngetes setting kustomisasi.
- Theme review notes: cerita soal theme dan pengalaman kamu: tipe merchant yang disasar, gimana fiturnya bantu merchant engage dan konversi, pengalaman kamu develop theme. Gak ditampilin ke merchant, tapi bantu reviewer paham tujuan theme dan bantu tim operasi mengkurasi theme ke koleksi dan rekomendasi segmen tertentu.
Ringkasan
- Review lima tahap berurutan: fitur + OS 2.0 → Lighthouse → teknis (halaman, fungsionalitas, browser, aset, SEO, aksesibilitas, sosial) → desain dan UX (desain, settings, font, warna, gambar) → pre-launch (eksklusivitas, nama, demo, dokumentasi, support); gagal di satu tahap = gak lanjut.
- Submit: Partner Dashboard → Themes → Submit a theme → ZIP (
shopify theme package) → setuju Partner Agreement → isi form listing → Submit. Validator ngecektheme_namedan preset; nama gak bisa diubah setelah upload. - Setelah submit: reviewer bisa masuk admin demo; ditolak lewat email atau daftar perubahan kecil yang bisa didiskusikan; submit ulang tanpa perbaikan = suspensi sementara; perubahan boleh sampai review dimulai (Upload new zip, dashboard bisa telat 24 jam); whitelist
themes@,theme-submissions@,[email protected]. - Penolakan umum: fitur wajib hilang, teknis, kurang diuji, terminologi setting, benchmark, listing tipis/typo/tanpa screenshot, demo gak realistis/usang/tanpa lisensi, kekayaan intelektual pihak lain.
- Listing per preset: demo store + screenshot desktop 1000×1248 (atau 2000×2496) dan mobile 750×1334 dengan alt text, tanpa browser frame, gak duplikat.
- Tagline ≤ 70 karakter soal tujuan atau gaya dan manfaat, bukan daftar fitur atau hiperbola; satu industri dari 20 pilihan; ukuran katalog 1 / 2–10 / 11–100+ / 500+.
- Tiga key highlight: video YouTube embed ≤ 2 menit tanpa logo Shopify buat interaksi (bukan tutorial), atau gambar 1600×1200 dengan judul ≤ 30 dan deskripsi ≤ 140 karakter, tanpa GIF.
- SEO description gramatikal; GA4 measurement ID + API secret buat
shopify_theme_install,view_item,add_to_cart; Google remarketing ID; Meta PixelViewContentdanAddToCart. - Harga 500 kelipatan $10, hitung biaya support; tag fitur jujur dan relevan segmen; sampai lima toko contoh 779×1000 dengan izin; help desk, bukan cuma email; email notifikasi review.
- Catatan submission: email kontak, instruksi tes, satu password buat semua demo, review notes soal target merchant dan pengalaman kamu.
Bab selanjutnya kita bahas hidup setelah terbit: ngerilis update (versioning, release notes, struktur zip, apa yang berubah buat merchant yang udah install), ngelola review merchant, brand assets buat promosi, tindakan yang dilarang, dan cara nyabut theme dari Theme Store.